play_circle_outline
Jadwal Tayangan
Hari ini
Acara selanjutnya
06.00 - 06.30 WIB
SAHABAT QUR'AN

06.30 - 07.00 WIB
CERDAS BERAMAL

07.00 - 07.30 WIB
T-NEWS

07.30 - 08.00 WIB
KULIAH DHUHA

08.00 - 09.00 WIB
TSHOP

10.00 - 11.00 WIB
METODE 5 IN 1

11.00 - 11.45 WIB
TAHFIDZ INTENSIF

11.45 - 12.00 WIB
KULTUM dan ADZAN

12.00 - 12.30 WIB
BINCANG EKONOMI SYARIAH

12.30 - 13.00 WIB
WISATAHATI

13.00 - 14.00 WIB
TSHOP

14.00 - 15.00 WIB
ONE MINUTE AWARENES

15.00 - 15.20 WIB
KULTUM dan ADZAN

15.20 - 15.27 WIB
DAQU MOVIE

15.27 - 15.30 WIB
DAQU UPDATE

15.30 - 17.00 WIB
BERANDA DAQU

17.00 - 17.30 WIB
KARTUN SYAMIL

17.30 - 17.37 WIB
DAQU MOVIE

17.37 - 17.40 WIB
DAQU UPDATE

17.40 - 18.00 WIB
KULTUM dan ADZAN

18.00 - 18.30 WIB
T-NEWS

18.30 - 19.00 WIB
WISATAHATI

19.00 - 19.15 WIB
KULTUM dan ADZAN

19.15 - 19.18 WIB
DAQU UPDATE

19.18 - 19.30 WIB
KHASANAH ISLAM

19.30 - 20.00 WIB
BINCANG EKONOMI SYARIAH

20.00 - 20.30 WIB
CERDAS BERAMAL

20.00 - 21.00 WIB
TAHFIDZ INTENSIF

20.30 - 21.00 WIB
PARA PENGHAFAL ALQUR'AN

21.00 - 22.00 WIB
METODE 5 IN 1

22.00 - 23.00 WIB
ONE MINUTE AWARENES

23.00 - 23.59 WIB
TSHOP

keyboard_arrow_left
 

Berita
Pertemuan Presiden RI Joko Widodo Dengan Mantan Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono
Diupload pada ( 10-03-2017/00:00 ) oleh ( ) | Total dibaca ( 784 )

TAHFIZH TV JAKARTA -- Presiden RI Joko Widodo bertemu dengan Mantan Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana pada hari Kamis (9/3) kemarin. Pengamat Politik Arie Sudjito mengatakan pertemuan tersebut hanya pertemuan simbolik untuk meredakan ketegangan politik saat ini.

Arie menjelaskan bahwa pertemuan tersebut sekaligus menjalin sinyal positif komunikasi antara kedua negarawan tersebut.

"Itu hanya untuk sinyal positif dalam membangung komunikasi ini sementara. Secara simbolik kalau itu bisa dikapitalisasi untuk kerja-kerja politik yang real, ya kita lihat misalnya dalam pilkada, pembangunan dan macam-macam," tandasnya.

"Saya, ... Alhamdulillah, baru saja bertemu dengan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI ke-6, di Istana Merdeka. Kami berbincang di beranda, dengan teh dan kudapan, di bawah cuaca Jakarta yang cerah," ucapnya.

Jokowi mengaku berbicara banyak hal dengan SBY. Ibarat di lintasan lari, lanjut Jokowi, tongkat estafet pembangunan yang sebelumnya, diteruskan oleh pelaksana pembangunan berikutnya.

Kami berbicara banyak hal, tentang bangsa, dan tentang banyak hal lainnya. Ibarat di lintasan lari, tongkat estafet pembangunan yang sebelumnya, diteruskan oleh pelaksana pembangunan berikutnya. Kalau estafet itu terus bisa kita lakukan, negara ini gampang mencapai titik target, yakni kebaikan rakyat, kebaikan negara.

Karena itulah jalinan komunikasi antara presiden dengan pendahulunya, yaitu mantan presiden harus menjadi tradisi politik kita.